Total Tayangan Laman

Translate

Rabu, 17 November 2010

Michael Still The Best


gambar dipinjam dari situs ini

Berlebihankah judul di atas? Untuk penggemar Michael Schumacher seperti aku, judul di atas tentu saja tak berlebihan. Dan ternyata hal ini pun dikemukakan oleh para bos tim F1 yang tetap menyatakan bahwa Michael tetap layak untuk bertahan di F1 musim depan meskipun penampilannya di musim pertama comeback-nya di F1 ini tak sebagus seperti yang diharapkan. 

Buruknya performa Mercedes dan Michael musim ini memang telah membuat Michael yang sepanjang karirnya telah kenyang oleh sejuta puja puji dan caci maki oleh kelompok "pembencinya" menjadi olok-olok tanpa akhir terlebih aksi rekan setimnya ternyata jauh lebih baik dibanding juara dunia tujuh kali ini. Tapi semua penampilan buruk Michael di musim ini sebenarnya memiliki penjelasan masuk akal yang bisa dipertanggungjawabkan meskipun bagi kelompok anti Schumi terkesan sebagai alasan juara dunia tujuh kali ini. 

Di penghujung musim ini Michael menutup penampilan "perdana"-nya ini dengan retired saat balapan baru dimulai melengkapi keapesannya sepanjang musim ini meski perolehan Michael di klasemen masih berada di kisaran top ten. Dengan total 72 poin, Michael menutup akhir musim ini dengan bertengger di posisi ketujuh klasemen dan bersama rekan setimnya ia telah mengantarkan Mercedes di musim pertama comeback-nya tim ini setelah puluhan tahun menyepi dari F1 dan hanya menjadi penyuplai mesin saja, berada di posisi keempat dengan 214 poin, tepat di atas Renault yang hanya mengantongi 163 poin. 

Tentu saja buruknya penampilan Michael dan juga mengenai masalah umur Michael yang tak lagi bisa dibilang muda menjadi tanda tanya keikutsertaannya kembali di musim depan. Sebagai fans berat Schumi tentu saja aku amat berharap Michael tetap bertahan di F1 musim depan dan semoga saja tahun depan Mercedes bisa memberikan tunggangan yang jauh lebih kompetitif untuk sang juara dunia tujuh kali ini. 

Tapi ternyata polemik mengenai keikutsertaan Michael kembali di F1 musim depan ini justru mendapatkan apresiasi yang luar biasa dari para bos tim. Meski musim ini raport Michael jeblok tapi rupanya hal itu tak membuat para bos tim meragukan kemampuan sang superstar ini. Buktinya mereka malah menyatakan bahwa hal yang bodoh bila mencoret nama Michael musim depan. 

Meski keputusan Michael untuk kembali terjun ke F1 di musim ini sempat dipertanyakan oleh sebagian pihak terlebih setelah penampilan Schumi musim ini ternyata jauh lebih buruk dari yang dibayangkan di awal musim tapi Horner, sporting director RBR berpendapat bahwa keputusan Michael kembali ke F1 adalah hal yang patut dihargai. 

Christian Horner berujar, " Ia (maksudnya Michael) tidak berada di mobil terbaik (musim ini) dan saya yakin ia (Michael) pastinya tak puas dengan penampilannya musim ini, tapi ia adalah seorang pejuang yang tangguh dan saya pikir adalah hal yang bagus dengan kembalinya Michael di F1. Akan lebih menarik melihatnya di mobil yang jauh lebih cepat berada di belakang mobil kami, dan aku berharap bisa melihatnya lagi tahun depan. It makes me feel young." (ungkapan Horner yang secara garis besarnya kuterjemahkan seperti ini kukutip dari crash).

Hal senada pun diungkapkan oleh petinggi McLaren, Martin Whitmarsh dan Adam Parr dari Williams. Whitmarsh malah menyatakan bahwa dengan pencapaian Michael selama ini (tujuh gelar dunia dan telah memenangi puluhan race) telah membuktikan keistimewaan Michael. Musim ini memang prestasi Michael jeblok tapi Whitmarh meyakini bahwa adalah bodoh bila meremehkan Michael dan menganggapnya tak mampu tampil kompetitif di musim depan. (yeah, go Michael !)

Sementara Adam Parr, petinggi Williams menyatakan pujiannya pada Michael sebagai juara dunia tujuh kali merupakan pebalap yang pastinya amat bertalenta dan merupakan pebalap yang luar biasa dan hal itu tak bisa dipungkiri dengan pencapaian yang telah ditorehkan Michael selama karirnya di F1 sekalipun prestasinya musim ini tak sebaik seperti tahun-tahun sebelumnya. 

Tidak ada komentar: