Total Tayangan Laman

Translate

Sabtu, 03 Januari 2009

Carlos Slim Selamatkan Tim F1 Honda


Sumber: http://otomotif.kompas.com/read/xml/2008/12/28/1105116/Carlos.Slim.Selamatkan.Tim.F1.Honda

ITALIA, MINGGU — Kabar bahwa David Richards bakal menyelamatkan tim F1 Honda dengan mengajak mitra bisnisnya dari Kuwait sirna. Justru penyelamat datang dari Meksiko. "Manusia terkaya kedua di dunia, Carlos Slim menjadi penyelamat tim F1 Honda". Begitu tulis koran Italia, La Stampa.

Berita ini, bilang koran itu memang tidak resmi. Namun, ada dua hal yang cukup menguatkan kalau tim tetap berpartisipasi di ajang F1 2009. Pertama, mengenai formasi pebalap, Honda diperkuat Jenson Button (Inggris) dan Bruno Senna—keponakan mendiang pebalap legendaris F1 Ayrton Senna—yang menggantikan posisi Rubens Barrichello (Brasil).

Faktor kedua, Honda yang bulan ini sudah mengumumkan pengunduran diri, diyakini telah mengantongi dana sekitar Rp 3,8 triliun. La Stampa yang tidak menyebutkan sumber berita itu juga menulis kalau Senna tampil disponsori oleh Embratel, perusahaan dari Slim's Telmex Group.

Berbicara soal prestasi, Honda memang kurang bersinar. Mereka hanya sekali memenangkan lomba pada 2006 di Hongaria oleh Jenson Button. Sementara rekan setim Rubens Barrichello menyeimbangkan prestasi terbaik finis ketiga di Sirkuit Silverstone. Dan untuk konstruktor, tahun ini Honda menduduki peringkat kesembilan dengan 14 angka.

Honda ikut terjun ke F1 dengnan bendera pabrikan pada 1964 melalui pasangan pebalap Amerika, R Ginther dan Buckman. Lantaran prestasi kedua pebalap kurang bersinar, Honda menggantikan keduanya dengan John Surtees (Inggris) pada 1967. Hasilnya, Surtees menduduki peringkat keempat dunia.

Justru menjadi penyuplai mesin ke tim McLaren dan Williams, Honda meraih segudang prestasi. Melalui duet Ayrton Senna dan Alain Prost di McLaren yang memakai mesin Honda pada 1988 hampir memenangkan semua seri balapan (16 seri, menang 15 seri).

Setelah merasakan nikmatnya bermandikan prestasi, Honda berhenti menyuplai mesin mendekati pertengahan 1990-an. Baru pada 2000 muncul lagi mendukung tim BAR yang kemudian sahamnya dibeli dengan bendera tim Honda.

Tidak ada komentar: