Total Tayangan Laman

Translate

Jumat, 30 Januari 2009

Puisi

Orakel, kita ini pengembara
berkelana di negeri kata
mencari sebuah makna
atas hidup di antara derai-derai jiwa

Tak tahukah kau, Orakel?

Kita ini memang pengelana
sesekali kita berkaca
di dalam telaga kata
kata bukan sekadar deret aksara
dan langit bukan sekadar bentangan angkasa

Tak ingatkah kau, Orakel?

pada negeri ini
dan tak malu kuakui
aku memang jatuh hati
pada negeri ini
di sini kita bebas menjadi
apapun yang ingin kita jadi
di sini kudapati
meski hidup memang ternyata retorika basi
namun sejatinya hidup adalah ilusi
seilusi melodi-melodi hati yang menyepi
di balik kabut mimpi

Mungkin kau lupa Orakel

negeri ini bernama puisi….

(last January 2009)
for: My best friend. Happy Birthday.

Tidak ada komentar: