Total Tayangan Laman

Translate

Selasa, 08 September 2009

Nurani Menyepi


pic taken from : www.freefoto.com

Nurani menyepi
kala angkara meraja
dan kepalsuan bertahta
dalam jiwa-jiwa sunyi
yang mati membeku
oleh kemunafikan dan ambisi semu

Nurani menyepi
menanti sang fajar datang menyapa
membawa seberkas cahaya
menembus lorong-lorong hampa sang jiwa
yang telah lama terbuai
sebelum ia sekarat menunggu mati

Nurani menyepi
bersama tetes-tetes murni embun pagi
berharap masih tersisa ruang
sebelum jiwa benar-benar meregang
dalam kengerian abadi

Nurani menyepi
terabai di ambang tak bertepi ....

1 komentar:

Grace Receiver mengatakan...

I can't hardly wait for your next poem :-) Keep working on it!