Total Tayangan Laman

Translate

Selasa, 12 April 2011

Horner : Vettel's Drive As "Really Mature"

Christian Horner, team principal Red Bull Racing memang pantas bangga terhadap pebalapnya, Sebastian Vettel. Dalam dua race pembuka musim 2011 ini Vettel telah menyumbangkan 50 poin bagi Red Bull Racing sehingga tim minuman berenergi ini kokoh di puncak klasemen kejuaraan dunia.

Setelah meraih kemenangan absolut di GP Australia, meski tanpa menggunakan KERS namun Vettel berhasil meninggalkan jarak waktu yang cukup lebar dengan Lewis Hamilton yang finish kedua di GP Australia dua pekan silam. Walaupun Hamilton telah pula berupaya memecah konsentrasi Vettel dan Red Bull dengan komentar-komentarnya namun toh Vettel dan Red Bull kembali tampil cemerlang di GP Malaysia hari Minggu kemarin. Dan meski KERS milik Red Bull masih belum bekerja optimal hingga membuat start Mark Webber, rekan setim Vettel berantakan dan gagal meraih podium setelah hanya mampu finish keempat tepat di belakang Nick Heidfeld yang sukses meraih podium pertamanya bagi tim barunya, Renault. Sementara Vettel walaupun berkat arahan dari engineernya saat balapan untuk tidak menggunakan KERS namun toh tak berpengaruh dengan dominasi Vettel yang berhasil meraup kemenangan keduanya di musim balap 2011 ini, memantapkan posisinya sebagai juara dunia bertahan.

Meski berhasil meraih kemenangan dalam dua race perdana tapi Vettel tetap bersikap down to earth. Layaknya seorang juara dunia sejati, Vettel yang meski merasa amat gembira dengan kesuksesan beruntunnya ini tapi ia tetap tak ingin terlalu sesumbar dan malah mengingatkan musim balap masih panjang dan masih banyak race yang harus dijalani dan ia tetap mengingatkan timnya untuk tetap rendah hati atau menurut istilahnya, "feet on the ground."

Bahkan meski KERS-nya tak bekerja seperti yang dikehendaki tapi Vettel dengan cemerlang bisa mengatur peranti ini sepanjang lomba hingga ketaksempurnaan sistem KERS-nya tak menghalangi langkahnya untuk merebut kemenangannya yang ke-12 di Malaysia, dua hari silam. 

Tak heran bila bos-nya, Christian Horner memuji kepiawaian pebalap muda Jerman ini dalam mengontrol mobil dan menjaga bannya sepanjang balapan di Sepang, Malaysia yang lalu.

"I think he (Vettel) was the coolest guy here today, I mean his composure in the car, the way he controlled the race, looked after the tyres, did what he needed to when he had to," puji Horner atas kecemerlangan Vettel lewat media Inggris, BBC.

Kedewasaan Vettel dalam membalap menurut Horner diperlihatkan juara dunia tahun lalu ini lewat caranya melakukan pilihan pit stop, saat itu kisah Horner, timnya memiliki opsi tiga atau empat stop dan Vettel yang telah mengajukan opsi itu, hal ini dinilai Horner merupakan tindakan yang amat dewasa bagi pebalap muda seperti Vettel yang baru berusia 23 tahun tapi bisa memberikan masukan dan kontribusi yang besar bagi tim dan tidak hanya sekadar duduk di mobil dan membalap saja. "He's just experienced. We forget that he is only 23 years of age, he can only just hire a hire car, so he is in his 60-something grand prix and he is just learning, gaining more experience and just continues to get better," ujar Horner.

Sementara mengenai Mark Webber yang meski belum bisa memberikan penampilan secemerlang rekan setimnya, tapi Horner tetap memberikan apresiasi terhadap pebalap berusia 35 tahun ini. "Mark is old enough. And I would say ugly enough but he is not - to know how long season is. These points are invaluable," tegas Horner.

Sumber gambar dari : wordpress

Tidak ada komentar: